Selasa, 03 April 2012

INSTALASI UBUNTU SERVER 11.04 ( Bagian 2 )


Login, Menambah User dan Group

  • User yang memiliki Hak Akses Penuh ( Full Akses ) , yang merupakan Super User adalah root
  • Untuk Login sebagai root harus login dahulu user sudoer ( user yang memiliki hak untuk mengeksekusi perintah sudo )--> biasanya yang dibuat pada saat instalasi atau user biasa yang dimasukkan group sudoer
  • User biasa : adalah user yang memiliki hak akses read dan execute (rx )terhadap sistem, dan memiliki hak read,write dan execute (r,w,x) terhadap file yang menjadi miliknya
  • Perbedaan prompt pada terminal :
    siswa@serverku $ → $ menunjukkan prompt untuk user biasa atau user sudoer
    root@serverku # → # menunjukkan prompt untuk root /login sebagai root
  • Untuk dapat menambah user dan group harus login sebagai root
  1. Login
        a. Setelah booting akan muncul prompt login
          Serverku Login : siswa ( ketik nama user sudoer ) – lalu enter
          Password : → ketikkan pasword, hasilnya tidak ditampilkan – lalu enter
        b. Bila berhasil akan muncul 
          Siswa@serverku $ → prompt sebagai user ,untuk login sebagai root ketikkan sudo su 
          Siswa@serverku $ sudo su --lalu enter
          Password : ketikkan paswordnya user lalu enter
        c. Bila berhasil akan muncul :
        [root@serverku /home/siswa] # → posisi logi sebagai root dan berada pada folder
        /home/siswa
    d. Perintah yang dapat dilakukan sebagai root
  • Mematikan Server ( salah satu dari perintah di bawah ini )
    root@serverku # halt → menghentikan semua proses dan mematikan komputer
    root@serverku # init 0 →
    root@serverku # shutdown -h now
    root@serverku # kill all
  • Merestart /reboot
    root@serverku # reboot ---> booting ulang
    root@serverku # shutdown -r now → now dapat diganti dengan angka delay dalam detik
  • Melakukan Instlasi /uninstall paket software
  • Melakukan konfigurasi paket software
  • Mengubah kepemilikan file/folder
  • Mengubah hak akses file dan folder
  • Menghapus file/folder
  • Membuat /menghapus Group user
  • Membuat /menghapus User
  1. Menambah Group dan User
    Perintah diketikkan dibelakang tanda “#” setelah di enter akan dieksekusi
root@serverku # groupadd nama_group → menambah group dengan nama tertentu
root@serverku # groupadd pengguna → menambah group dengan nama pengguna
root@serverku # useradd nama_user → menambah user dengan nama tertentu
root@serverku # useradd siswa01 → menambah user baru dengan nama siswa01
root@serverku # passwd nama_user paswordnya_apa –> menambah pasword
Misal menambah password pada user siswa01 dengan password smk45 maka perintahnya :
root@serverku # passwd siswa01 smk45

Perintah lebih lengkapnya sebagai berikut :
  • Menambah Group :
    root@serverku # groupadd pengguna – enter
  • Memasukkan user ke dalam group
    root@serverku # usermod -g nama_group nama_user
    root@serverku # usermod -g pengguna siswa01
  • Membuat user sekaligus memasukkan ke dalam group ( misal :group pengguna )
    root@serverku # useradd nama_user -G nama_group -p password
    root@serverku # useradd siswa01 -G pengguna -p smk45
    -G : untuk memasukkan ke dalam group
    -p : untuk memberi password
  • Memodifikasi user dan group
    Memodifikasi group → misal mengganti id_group ( GID ) yaitu angka yang merupakan urutan pembuatan group
    root@serverku # groupmod -g id_group_baru nama_group
    root@serverku # groupmod -g 1100 pengguna → mengganti GID pengguna menjadi 1100
  • Melihat hasil pembuatan User dan Group
    • Daftar user akan disimpan dalam sebuah file bernama /etc/passwd
    untuk melihat dengan perintah :
    root@serverku # cat /etc/passwd 
    • Daftar Group akan disimpan didalam file /etc/group
untuk melihat:
root@serverku # cat /etc/group

  • Menghapus User dan Group
root@serverku # userdel nama_user → menghapus user dengan nama tertentu
root@serverku # userdel -r nama_user → menghapus user beserta foldernya
root@serverku # groupdel nama_group → menghapus group dengan nama tertentu

TUGAS :
  • Buatlah sebuah group dengan nama pengguna
  • Buatlah 5 buah user ( siswa01, siswa02, siswa03, siswa04, siswa05 ) dan masukkan ke dalam group pengguna

Selasa, 27 Maret 2012

INSTALASI UBUNTU SERVER 11.04 ( Bagian 1 )

INSTALASI SISTEM OPERASI
  1. Setup BIOS agar Booting melalui Cdrom
  2. Masukkan CD Installer Ubuntu Server 11.04, tunggu proses sampai booting selesai
  3. Pilih Bahasa yang digunakan selama instalasi ( English atau Indonesia ,yang disukai )
  4. Muncul Menu - Pilih Install Ubuntu Server – Enter
  5. Language ( bahasa untuk Sistem ) pilih English – Enter
  6. Select your location : Pilih Other – Enter – lalu pilih Asia – Enter -Pilih Indonesia - Enter
  7. Configure local : Enter saja
  8. Configure the keyboard : pilih No – Enter – Pilih USA – Enter – Pilih USA (lagi ) - Enter
  9. Detecting Hardware : tunggu proses sampai 100%
  10. Scanning Cdroom : tunggu proses sampai 100%
  11. Loading Additional Component : tunggu sampai 100%
  12. Detecting Network Hardware with DHCP : tunggu proses - Continue – Enter
  13. Configuring Network : pilih Do not Configure the network at this time – Enter
  14. Hostname : diisi nama komputer (misal : serverku ) - Continue
  15. Setting up Clock : tunggu proses – lalu pilih Jakarta – Enter
  16. Detecting disks all other hardware : tunggu proses
  17. Partition disk : pilih Guided – kemudian pilih Use enter disk ( gunakan semua space disk ) -Enter
  18. Select disk Partition : - Enter
  19. Write the change to disk : Pilih Yes – Enter
  20. Amount of volume group ( lanjutkan saja bila seluruh hardisk akan dipakai) – Continue
  21. Guided – Partitioning -Start Partition : tunggu proses ( catatan : dari urutan 19 kadang bisa langsung ke urutan 22 )
  22. Write the change to disk : Pilih Yes – Enter
  23. Partition formatting : Tunggu proses
  24. Installing the base system : tunggu proses sampai 100%
  25. Setup User and Password : Full name for the New User : diisi nama user ( misal : siswa ) - Enter – User name for your account : diisi nama untuk login – atau biarkan – lalu Enter
  26. Choose a password : diisi password untuk user ( misal : smk45 ) - Enter
  27. Re-enter password : ketik lagi password ( smk45 ) - enter ( jika password kurang kuat akan muncul pesan : Use weak password? , kalau sudah mantap dengan password tersebut pilih Yes – lalu Enter
  28. Encryp you home directory ? : pilih No – Enter
  29. Configure the package manager : HTTP Proxy............... biarkan kosong – Enter
  30. Configure apt : tunggu proses sampai 100%
  31. Select and Install Software : tunggu proses
  32. Configure tasksell : pilih No Automatic Updates – Enter
  33. Software Selection : Pilih semua paket dengan menandai pada kotak didepan paket, gunakan tombol space untuk memilih dan panah atas/bawah untuk pindah antar paket – lalu Enter
  34. Aptitude................... : tekan tombol Q untuk keluar – Pilih Yes – Enter
  35. Retrieving 355 files : tunggu proses sampai 100%
  36. Configuring MySql-Server.5.1 : New Password : masukkan password MySQL (boleh sama dengan user : smk45 ) - Enter
  37. Repeat password : ketik lagi password ( smk45 ) - enter
  38. Postfix Configuration : Pilih Internet site – Enter – System mail name – ketik nama domain misal : latihan.org ) - Enter
  39. Instalasi paket ----> tunggu proses sampai 100%
  40. Installing GRUB Boot Loader – Pilih Yes – Enter
  41. Finishing Installation – keluarkan CD installer – Continue – Enter
  42. Komputer akan melakukan reboot
  43. Instalasi sistem selesai

Sabtu, 14 Mei 2011

Membuka dokumen Office 2007 dengan Office 2003

Membuka dokumen Ms Office 2007 dengan Ms Office 2003, kadang menjadi permasalahan tetapi dengan adanya aplikasi Format Converter ,maka persoalan tersebut bisa diatasi.Caranya download Format Converter kemudian install di Windows XP yang memiliki Ms Office 2003, maka dokumen Office 2007 yang berekstensi .xlsx  akan dapat dibuka.Setelah dibuka kemudian di Save As ke format Ms Office 2003 baru kemudian diedit atau diprint.

Download Format Converter

Jumat, 25 Maret 2011

Intalasi phpmyadmin di SME Server 7.5.1

Setelah mencari tutorial dengan bantuan Simbah Google akhirnya ketemu juga cara yang mudah untuk menginstall phpmyadmin di SME Server 7.5.1.Baiklah tidak banyak cakap lagi mari kita mulai.
  1. Pertama-tama download dulu phpmyadmin-2.11.10-2.tar.gz di http://www.phpmyadmin.net/
  2. Ekstraklah di folder root web kita ( defaulnya : /home/e-smith/files/ibays/Primary/html )
  3. Kemudian masuklah ke folder phpmyadmin ( # cd /home/./././Primary/html/phpmyadmin) kalu nama  foldernya beda sebaiknya diubah namanya biar gampang aksesnya
  4. Buat database phpmyadmin dengan mysql
          Login sebagai root kemudian jalankan mysql
          server# mysql
          mysql>CREATE DATABASE phpmyadmin;
          mysql>use phpmyadmin;
4. Dump tabel-tabel yang diperlukan untuk phpmyadmin dari file create_table_mysql_4_1_2+.sql

 mysql>SOURCE create_table_mysql_4_1_2+.sql;

5. Buat user mysql yang boleh mengakses phpmyadmin
mysql> use mysql
mysql>GRANT ALL PRIVILEGES ON *.* TO nama@localhost IDENTIFIED BY 'password' WITH GRANT OPTION;

mysql>GRANT ALL PRIVILEGES ON *.* TO nama@"%" IDENTIFIED BY 'password' WITH GRANT OPTION;
Maksudnya membuat user : nama dengan password : password yang memiliki akses penuh

6. Keluar dari mysql ( \q) kembali ke folder phpmyadmin kemudian edit config.inc.php jika belum ada
 phpmyadmin # cp config.sample.inc.php config.inc.php


# pico config.inc.php
cari ---->  user='root'   diganti     user='nama'
                 ['passwd']= ' '  diganti   ['passwd']= 'password'

Jangan lupa disimpan : Ctrl+O, Y,Ctrl+X
7. Akses phpmyadmin dari client
   http://IPserver/phpmyadmin
  masukkan  user         : nama
                   password : password

akhirnya membuat database dan dumping menjadi lebih mudah, tapi pada latihan saya ini phpmyadminnya tidak bisa untuk Import tetapi untuk Export gak masalah.